BisnisManado.com, Manado — Komitmen memperluas akses keuangan bagi pelaku usaha kecil terus ditegaskan oleh Bank SulutGo. Dalam momen Rapat Koordinasi Wilayah Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Sulawesi Utara dan Gorontalo yang digelar di Hotel Luwansa, Bank SulutGo menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada tiga pelaku usaha produktif dari berbagai sektor unggulan daerah.

Penyaluran KUR tersebut dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama Bank SulutGo, Revino M. Pepah, bersama dengan Kepala OJK SulutGoMalut, Robert H.P. Sianipar, dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay. Ketiganya hadir dalam semangat yang sama: memperkuat fondasi ekonomi lokal melalui kolaborasi sektor keuangan, regulator, dan pemerintah daerah.

Dilansir dari laman web banksultgo, tiga pelaku usaha yang menerima KUR kali ini merupakan representasi dari potensi besar yang dimiliki Sulawesi Utara. Ada Jerry Wongkar, petani nilam yang mendapatkan plafon KUR sebesar Rp50 juta, Eko Budi Prianto Bobuyongki dari usaha pembibitan kakao dengan plafon Rp38 juta, dan Ronald Michael Ngantung, nelayan tuna yang memperoleh pembiayaan hingga Rp250 juta.

Dalam sambutannya, Revino menegaskan bahwa dukungan ini bukan sekadar program pembiayaan, tetapi bagian dari komitmen jangka panjang Bank SulutGo untuk memberdayakan UMKM. “Kami berharap para pelaku usaha bisa memanfaatkan KUR ini untuk meningkatkan kapasitas usahanya, menciptakan lapangan kerja baru, dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi di daerahnya masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala OJK SulutGoMalut, Robert H.P. Sianipar, memberikan apresiasi terhadap langkah proaktif Bank SulutGo. Menurutnya, ketersediaan pembiayaan yang mudah dan terjangkau merupakan aspek penting dalam mencapai inklusi keuangan. “Dengan sinergi antara lembaga keuangan, OJK, dan pemerintah daerah, kita bisa menjangkau lebih banyak pelaku usaha di seluruh pelosok Sulawesi Utara dan Gorontalo,” ucapnya.

Wakil Gubernur Victor Mailangkay juga menekankan pentingnya terus mengembangkan sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan sebagai kekuatan ekonomi daerah. Ia menyampaikan harapan agar program seperti KUR dapat diperluas agar semakin banyak pelaku usaha yang mendapatkan manfaat konkret.

Melalui penyaluran KUR ini, Bank SulutGo kembali memperlihatkan bahwa akses keuangan yang inklusif dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal, terutama di sektor-sektor yang menjadi andalan Sulawesi Utara dan Gorontalo. Tidak hanya membantu UMKM tumbuh, tetapi juga memperkuat sinergi antar-lembaga dalam membangun masa depan ekonomi daerah yang lebih seimbang dan berkelanjutan.

 

(bim)