BisnisManado.com  — PT Smart Finance resmi meluncurkan produk pembiayaan dengan jaminan BPKB kendaraan bermotor bertajuk Modana dalam rangkaian Kick Off Meeting awal tahun 2026 pada 19 Januari 2026. Peluncuran ini menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat penetrasi pembiayaan multiguna berbasis jaminan kendaraan.

Modana hadir sebagai solusi pembiayaan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan akses dana cepat dengan proses yang aman dan transparan. Perseroan menekankan bahwa produk ini tidak hanya mengedepankan kecepatan pencairan, tetapi juga kualitas layanan secara menyeluruh, termasuk komitmen pascapembiayaan.

Salah satu nilai tambah yang ditawarkan adalah percepatan pengembalian BPKB setelah pelunasan, yang diklaim dapat dilakukan mulai dari tiga hari kerja. Skema ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus rasa aman bagi konsumen.

Group Head of Sales & Marketing Smart Finance menyampaikan bahwa kehadiran Modana merupakan upaya perusahaan untuk mengubah persepsi publik terhadap pembiayaan BPKB yang selama ini kerap dipandang rumit.

Dalam pernyataan resmi (11/2/2026), manajemen menyebutkan bahwa MODANA dirancang dengan proses yang transparan, cepat, dan berorientasi pada kenyamanan konsumen sehingga menghadirkan pengalaman pembiayaan yang lebih sederhana dan tepercaya.

“Modana kami hadirkan sebagai solusi pembiayaan yang lebih tenang. Nasabah tidak perlu drama, mulai dari proses pengajuan, pencairan dana, hingga pengembalian BPKB setelah pelunasan,” demikian tulis manajemen dalam keterangan resmi (11/2/2026).

Perseroan berharap produk ini dapat menjangkau lebih luas segmen masyarakat yang membutuhkan pembiayaan dana tunai untuk berbagai keperluan, baik produktif maupun konsumtif. Kendati menawarkan proses yang lebih ringkas, Smart Finance menegaskan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudential) serta perlindungan konsumen sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan peluncuran Modana, Smart Finance optimistis dapat memperkuat daya saing di industri pembiayaan sekaligus mendorong pertumbuhan portofolio pembiayaan berbasis jaminan BPKB sepanjang 2026.

 

(rls/bim)