BisnisManado.com, Manado – Sebagai salah satu lembaga pendidikan ternama di Indonesia, Universitas Terbuka (UT) menegaskan komitmennya untuk melawan segala bentuk kecurangan akademik. Dalam upaya menjaga integritas akademik, UT menyoroti pentingnya sistem pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh (PTTJJ) yang telah menjadi ciri khasnya sejak didirikan pada tahun 1984. Begitu Rilis yang diterima bisnismanado.com (Senin, 21 April 2024)

Dengan menggunakan teknologi komunikasi dan informasi, UT telah memungkinkan akses pendidikan bagi masyarakat dari berbagai latar belakang, termasuk yang memiliki keterbatasan waktu, biaya, usia, dan kesempatan kuliah. Namun, dalam menghadapi beragam tantangan, termasuk kecurangan akademik, UT tidak tinggal diam.

UT menegaskan bahwa proses pembelajaran mandiri yang diselenggarakannya didasari oleh prinsip kewibawaan akademik yang ketat. Hal ini sejalan dengan tujuan fundamental UT untuk mencetak lulusan yang berkarakter, berkompetensi, dan mampu bersaing secara global.

Salah satu aspek penting dalam menilai hasil pembelajaran adalah melalui Ujian Akhir Semester (UAS), yang dilaksanakan dengan berbagai skema seperti Ujian Tatap Muka (UTM), Ujian Online (UO), dan Ujian Take Home Exam (THE).

Meskipun demikian, UT mengakui bahwa terdapat berbagai tantangan dalam menjaga kualitas penyelenggaraan PTTJJ, terutama terkait evaluasi hasil belajar. Salah satu tantangan utama adalah kecurangan akademik yang melanggar kode etik, seperti ketidakjujuran, menyontek, atau menggunakan jasa orang lain dalam pengerjaan tugas atau ujian.

Dalam menanggapi fenomena ini, UT mengecam keras tindakan kecurangan akademik dan memberikan jaminan akan menindak tegas oknum yang terlibat. Sanksi berat akan diberikan kepada siapapun yang melanggar peraturan akademik dan kode etik mahasiswa.

UT juga mengajak seluruh civitas akademika untuk menjunjung tinggi integritas akademik dan konsisten menerapkan kode etik selama proses pembelajaran. Kesadaran dan tanggung jawab bersama dari seluruh komunitas akademik di UT menjadi kunci dalam mencapai visi, misi, dan kualitas pendidikan yang unggul.

Bagi mereka yang mengetahui atau menemukan kecurangan akademik, UT mendorong untuk segera melaporkannya melalui email resmi ke Kantor Wakil Rektor Bidang Sistem Informasi dan Kemahasiswaan Universitas Terbuka, dengan menyertakan bukti-bukti yang valid. (rls)