BisnisManado.com, Manado – Kabar yang cukup mengejutkan datang dari dunia penerbangan domestik di kawasan timur Indonesia. Rute baru Wings Air yang menghubungkan Manado dan Tana Toraja, Sulawesi Selatan, resmi dihentikan operasinya hanya setelah empat kali penerbangan.
Padahal, rute ini baru saja diresmikan secara meriah pada Senin, 7 Juli 2025 lalu, bahkan turut dilepas langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus. Sang Gubernur saat itu juga ikut dalam penerbangan perdana Wings Air IW 1193 dari Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado menuju Bandara Toraja.
Rute yang semula diharapkan bisa memperkuat konektivitas antarwilayah ini kini harus terhenti. Dikutip dari Tribun Manado, Station Manager Lion Air Manado, Suharto Runtu, membenarkan kabar penghentian tersebut. “Iya benar,” ucapnya singkat saat dikonfirmasi.
Meskipun belum ada pernyataan resmi dari manajemen Lion Air terkait alasan penghentian, dugaan sementara mengarah pada rendahnya okupansi penumpang. Dalam catatan, penerbangan dari Manado ke Tana Toraja hanya diisi oleh sekitar 15 penumpang atau bahkan kurang, pada tiap jadwal keberangkatannya.
Penerbangan rute ini sempat dilaksanakan pada 7, 8, 11, dan 14 Juli 2025. Jadwal lanjutan yang seharusnya berlangsung pada 18 Juli jadi tidak ada.
Sebetulnya, harapan besar sempat disematkan pada rute ini. Dalam seremoni penerbangan perdana, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mewujudkan pembukaan rute, seraya berharap rute ini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke dua destinasi unggulan Sulawesi Utara dengan pesona laut dan pulau-pulaunya, serta Tana Toraja yang terkenal akan kearifan budaya dan alam pegunungannya.
Rute ini juga diharapkan menjadi alternatif transportasi udara bagi warga Toraja yang menetap atau beraktivitas di Sulawesi Utara.
Pelepasan penerbangan perdana kala itu juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Gubernur Sulut J Victor Mailangkay, perwakilan Forkopimda, General Manager Bandara Sam Ratulangi Maya Damayanti, serta pihak AirNav dan Lion Group. Suasana acara pun sempat meriah, ditandai dengan pengalungan kain khas Bentenan Sulut kepada kru pesawat dan para penumpang.
GM Bandara Sam Ratulangi, Maya Damayanti, saat itu menyampaikan kebanggaannya atas peran bandara dalam mendukung upaya konektivitas antardaerah di Sulawesi. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan visi Angkasa Pura Indonesia sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pertumbuhan pariwisata dan ekonomi.
Kini, penghentian sementara rute ini menjadi evaluasi penting, baik dari sisi strategi layanan penerbangan regional, maupun promosi potensi wisata lintas wilayah. Apakah rute ini akan kembali dibuka di masa depan? Kita tunggu langkah selanjutnya dari pihak maskapai dan pemerintah daerah.
(**/thw)
- General Manager Bandara Sam Ratulangi Maya Damayanti
- GM Bandara Sam Ratulangi Maya Damayanti
- Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus
- J Victor Mailangkay
- Manado – Tana Toraja
- Maya Damayanti
- Rute
- Rute baru Wings Air
- Station Manager Lion Air Manado Suharto Runtu
- Suharto Runtu
- Wakil Gubernur Sulut J Victor Mailangkay
- Wings Air









Tinggalkan Balasan