BisnisManado.com, Jakarta  – Sebanyak 35 peserta yang terdiri dari 5 Inspektur Pembantu (Irban) dan 30 pejabat fungsional Inspektorat Pemerintah Kota Manado mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Teknik Wawancara di Badan Pelatihan dan Diklat Pemeriksaan Keuangan Negara (BPK) RI, Kalibata, Jakarta.

Kegiatan yang berlangsung pada 9–13 Februari 2026 ini dibuka secara resmi pada Selasa (9/2) dan dijadwalkan berakhir pada Jumat (13/2). Diklat dibuka oleh Kepala Bidang Perencanaan Pemeriksaan Keuangan Negara BPK RI, Dali Mulkana, S.E., M.Sc., A.K., CSFA, bersama Inspektur Kota Manado Judy Edward, S.T., M.Ars., CGCAE, CGRE yang diwakili oleh Inspektur Pembantu Wilayah 4 Inspektorat Kota Manado, Brurry J. Dipan, S.E.

Dalam sambutannya, Dali Mulkana menekankan pentingnya pemahaman teknik wawancara yang efektif guna mendukung tugas pengawasan di lingkungan Pemerintah Kota Manado. Ia berharap seluruh materi yang disampaikan dapat diimplementasikan secara optimal dalam praktik pemeriksaan.

Dali juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Manado, Andrew Angouw, dan Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard H.M. Sualang, atas komitmen dalam memperkuat kapasitas dan kualitas sumber daya manusia Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di Kota Manado.

Penyampaian Inspektur Pembantu Wilayah 4 Inspektorat Kota Manado, Brurry J. Dipan, S.E. saat pelaksanaan Diklat. (ist)

Sementara itu, Inspektur Kota Manado yang diwakili Brurry J. Dipan, S.E. berharap para peserta tidak hanya memahami teori dan metode baru teknik wawancara yang diberikan oleh BPK RI, tetapi juga mampu menerapkannya secara konkret dalam pelaksanaan tugas pengawasan.

Brurry mengingatkan pentingnya pendekatan Teknik Wawancara model SANTAI (Siapkan, Ajak, Narasi, Telaah, Akhiri, Interpretasi) sebagai kerangka kerja yang sistematis dan aplikatif. Menurutnya, metode tersebut harus menjadi bagian dari praktik pengawasan sehari-hari dalam rangka memastikan akuntabilitas seluruh kegiatan dan program kerja Pemerintah Kota Manado.

Dengan keikut sertaan dalam diklat ini, Pemerintah Kota Manado menegaskan langkah strategisnya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang semakin profesional, akuntabel, dan berintegritas, sejalan dengan tuntutan pengawasan yang semakin kompleks di era reformasi birokrasi.

(thw)