BisnisManado.com, Bitung – Suasana Pelabuhan Bitung kembali semarak. Kamis pagi (23/10), kapal pesiar mewah Cruise Odyssey berbendera Bahamas resmi bersandar di dermaga. Kapal sepanjang 196 meter itu membawa sekitar 225 penumpang dan 200 kru dari berbagai negara.
Kapal ini dijadwalkan berada di Bitung selama tiga hari, mulai Kamis, 23 Oktober pukul 10.00 WITA hingga Sabtu, 25 Oktober pukul 12.00 WITA, sebelum melanjutkan pelayaran menuju Sorong, Papua Barat. Sebelumnya, Cruise Odyssey berlayar dari Pelabuhan Koror, Palau.
Kehadiran kapal pesiar internasional ini langsung disambut hangat oleh General Manager Pelindo Regional 4 Bitung, James David Hukom, bersama jajaran Pemerintah Kota Bitung.

“Kami bersyukur dan menganggap ini adalah awal yang baik karena sepanjang tahun 2025 ini, sudah empat kali Pelabuhan Bitung kedatangan kapal pesiar,” ujar James David Hukom usai penyambutan.
James menyebut, setiap kedatangan kapal pesiar membawa dampak positif bagi ekonomi lokal, khususnya sektor pariwisata dan UMKM di Bitung. Ia pun menilai momentum ini sebagai bukti meningkatnya daya tarik Sulawesi Utara sebagai destinasi wisata bahari dunia.
“Kami bersyukur dan menganggap ini adalah awal yang baik, ke depan kami akan bekerja sama dengan instansi dan stakeholder terkait untuk membuat paket wisata agar kapal pesiar bisa lebih lama atau paling tidak sandar selama 3 hari,”
tambahnya.

Menurut Ferdy Sijadi, Manager SDM dan Umum Pelindo Regional 4 Bitung, Cruise Odyssey mengangkut wisatawan dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia, Belgia, Brasil, Jepang, dan bahkan beberapa wisatawan asal Indonesia.
“Setiap kali kapal pesiar bersandar, dampaknya langsung terasa bagi pelaku usaha lokal, mulai dari pemandu wisata, pengrajin suvenir, hingga pelaku kuliner,” ujar Ferdy.
Dengan semakin seringnya kapal pesiar berlabuh di Pelabuhan Bitung, harapannya kawasan ini bisa tumbuh menjadi hub pariwisata dan ekonomi maritim baru di kawasan timur Indonesia.
(thw)









Tinggalkan Balasan