BisnisManado.com, Manado – Pasar Bersehati Manado, yang selama ini dikenal dengan kebersihan dan keteraturannya, kini kembali menghadapi masalah ketertiban. Sejumlah pedagang nekat berjualan di depan pintu masuk belakang gedung pasar, meskipun sudah ada aturan yang melarang hal tersebut.
Kejadian ini mulai terlihat sejak beberapa hari lalu, tepatnya pada Rabu, 2 April 2025, ketika pedagang rempah-rempah dan sayuran memilih lokasi yang semestinya tidak digunakan untuk berdagang, yakni di dekat area parkir yang sibuk.
Kondisi ini membuat Pasar Bersehati tampak kacau dan kotor, bertolak belakang dengan citra pasar yang rapi dan bersih. Warga setempat pun mengungkapkan kekecewaannya terhadap perilaku pedagang tersebut. “Seharusnya mereka tahu aturan, dan tidak berjualan di area yang mengganggu pembeli. Pasar jadi kotor dan tidak teratur,” ujar seorang warga dikompleks pasar.
Menanggapi masalah ini, Direktur Utama Perumda Pasar Manado, Lucky Senduk, menyatakan bahwa pihaknya sudah berupaya menertibkan para pedagang yang melanggar aturan. Namun, meski sudah ada larangan, pedagang tetap berusaha mencari celah untuk berjualan di area terlarang.
“Para pedagang ini seperti bermain ‘kucing-kucingan’ dengan petugas, dan tidak ada kesadaran untuk menjaga pasar tetap tertib,” ungkap Lucky dikutip dari laman Tribun Manado.
Lucky juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak membeli barang dari pedagang yang melanggar aturan, agar mereka tidak terus menerus mengulanginya. “Jika pembeli terus berbelanja di sana, mereka akan merasa tidak ada konsekuensinya dan terus berusaha berjualan di tempat yang tidak seharusnya,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa sebagian besar pedagang yang berjualan di depan pintu masuk sebenarnya memiliki tempat untuk berjualan, namun sering kali mencari kesempatan saat petugas tidak ada, terutama pada masa libur lebaran. “Mereka sengaja memanfaatkan waktu libur petugas untuk berjualan di tempat yang tidak sesuai,” tegas Lucky.
Perumda Pasar Manado berjanji akan terus menindak tegas para pedagang yang melanggar aturan demi menjaga kebersihan dan ketertiban Pasar Bersehati.
(**/bim)









Tinggalkan Balasan