BisnisManado.com, Manado – Ketua Harian Tim Pemenangan Andrei Angouw – Richard Sualang (AARS), Jeffry Polii, SH, mengeluarkan pernyataan tegas terkait indikasi upaya manipulasi yang melibatkan politik uang dan pembagian sembako oleh pihak-pihak tertentu. Hal tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen menjaga integritas demokrasi di Kota Manado.
“Dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya selaku Ketua Harian Tim Pemenangan AARS menyampaikan kepada seluruh masyarakat Kota Manado bahwa terkait adanya indikasi dan informasi yang kami terima mengenai upaya pihak-pihak tertentu untuk melakukan pembagian uang (money politic) atau pembagian sembako yang diklaim seolah-olah berasal dari pasangan calon AARS,” ujar Jeffry Polii dalam pernyataan resmi yang diterima Bisnis Manado, 21 November 2024.
Jeffry menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan upaya manipulasi yang sengaja dilakukan untuk merusak nama baik pasangan calon AARS. “Tindakan ini bagian dari upaya manipulasi yang sengaja diciptakan oleh pihak-pihak tertentu dengan tujuan merusak marwah dan nama baik pasangan calon kami, Andrei Angouw – Richard Sualang,” katanya.
Menurut Jeffry, tindakan manipulasi seperti ini tidak hanya merusak integritas demokrasi tetapi juga menyesatkan masyarakat. “Sengaja diciptakan, seolah-olah pasangan calon AARS telah melakukan pelanggaran hukum, yang nantinya akan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk dijadikan bahan gugatan,” jelasnya.
Jeffry juga menegaskan komitmen timnya dalam menolak segala bentuk politik uang. “Saya, Ketua Harian Tim Kampanye mewakili pasangan calon AARS, secara tegas menolak politik uang dan segala bentuk pemberian yang bertujuan mempengaruhi pemilih. Kami percaya bahwa kepercayaan rakyat harus diraih melalui visi, misi, program, dan integritas, bukan melalui cara-cara yang melanggar etika dan hukum,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk menolak politik uang dan tetap menjaga proses demokrasi yang bersih. “Saya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Manado untuk tidak menerima dan tidak terpengaruh oleh politik uang, pembagian sembako, atau pemberian lainnya yang bertujuan untuk mempengaruhi pilihan politik saudara,” tegas Jeffry.
Jeffry menekankan bahwa baik pemberi maupun penerima politik uang akan menghadapi konsekuensi hukum yang sama. Ia juga mendorong masyarakat untuk aktif melaporkan tindakan mencurigakan kepada Bawaslu atau pihak kepolisian.
Sebagai penutup, Tim Pemenangan AARS berkomitmen untuk menjalankan kampanye yang transparan, jujur, dan sesuai aturan. “Mari bersama-sama kita menjaga proses Pilkada Kota Manado ini, demi masa depan Manado Maju dan Sejahtera hingga lima tahun ke depan,” tutupnya. (bim)









Tinggalkan Balasan