BisnisManado.com, Manado – Dunia ketenagakerjaan di Manado kembali bergairah. Melalui penyelenggaraan Job Fair 2025, pemerintah daerah berhasil menghadirkan momentum penting yang diyakini dapat mendongkrak perekonomian lokal. Kegiatan ini membuka ribuan lowongan kerja di berbagai sektor, termasuk perdagangan, jasa, perbankan, dan industri manufaktur.
Diselenggarakan selama dua hari, 8–9 Juli 2025, di Star Square Bahu Mall, job fair ini mempertemukan langsung perusahaan pencari tenaga kerja dengan ribuan pencari kerja, sebagian besar dari kalangan muda dan lulusan baru.
Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard H. M. Sualang, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan peluang kerja yang inklusif dan berkelanjutan. “Pemerintah Kota Manado terus berupaya menghadirkan solusi konkret atas tantangan ketenagakerjaan. Job fair ini bukan hanya soal mempertemukan pencari kerja dan pemberi kerja, tetapi juga bagian dari strategi besar untuk menggerakkan ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan Job Fair (9/7/2025).

Kegiatan ini menunjukkan peran aktif pemerintah dalam memperkuat ekosistem ketenagakerjaan dan merespons dinamika pasar tenaga kerja yang terus berkembang. Selain membuka lapangan kerja baru, job fair juga memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk menjaring talenta lokal yang sesuai kebutuhan.
Dari sisi ekonomi, keberadaan job fair ini turut memicu aktivitas sektor-sektor pendukung. Hotel, transportasi, kuliner, hingga percetakan dokumen turut merasakan peningkatan permintaan menjelang dan selama kegiatan berlangsung.
“Kegiatan seperti ini menciptakan efek domino bagi ekonomi kota. Bukan hanya pencari kerja yang terbantu, tapi juga pelaku UMKM dan sektor informal yang mendapat limpahan manfaat dari meningkatnya mobilitas masyarakat,” tambah Richard.
Secara makro, pembukaan lapangan kerja dalam skala besar diyakini berdampak langsung pada peningkatan daya beli masyarakat dan pengurangan tingkat pengangguran terbuka di wilayah Manado dan sekitarnya.
Meski belum dirilis secara resmi, sejumlah pelaku usaha menyebutkan bahwa jumlah pelamar tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya, mencerminkan besarnya kebutuhan akan pekerjaan di tengah pemulihan ekonomi pasca-pandemi.
Dengan langkah ini, Manado dinilai mengambil posisi strategis dalam mengintegrasikan kebijakan ekonomi dan ketenagakerjaan secara lebih konkret dan terarah.
(bim)









Tinggalkan Balasan