BisnisManado.com, Manado – Pemerintah Kota Manado kembali menggelar Job Fair tahun 2025 sebagai upaya nyata menekan angka pengangguran di kota nyiur melambai ini. Kegiatan yang digelar dengan menggandeng puluhan perusahaan ini diharapkan bisa menjadi jembatan antara pencari kerja dan dunia industri.
Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot dalam membantu warganya mendapatkan pekerjaan.
“Pemerintah hadir untuk masyarakat. Job Fair ini jadi salah satu cara kita menekan angka pengangguran dan kemiskinan,” ujar dr Richard, saat membuka kegiatan (7/7).

dr Richard juga menekankan pentingnya kesiapan dari para pencari kerja, tak hanya dalam hal keterampilan teknis (hard skill) tapi juga kemampuan komunikasi dan sikap kerja (soft skill).
“Pemerintah sudah buka jalan, sekarang tinggal para pelamar yang perlu membekali diri. Manfaatkan momen ini sebaik mungkin,” tambahnya.
Tak lupa, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, mulai dari perusahaan, BPJS Ketenagakerjaan, hingga jajaran Dinas Ketenagakerjaan Kota Manado dan Provinsi Sulawesi Utara.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Manado, Paul Sualang, menyebut bahwa tingkat pengangguran di kota ini masih berada di angka 8,73 persen menurut data BPS terbaru. Oleh karena itu, Job Fair ini diharapkan bisa jadi solusi langsung untuk mempertemukan tenaga kerja dengan lapangan kerja.
“Kami ingin menjadi penghubung. Di sini para pencari kerja bisa langsung bertemu dan melamar ke perusahaan yang membuka lowongan,” kata Paul.
Tercatat ada 29 perusahaan yang ikut ambil bagian dalam Manado Job Fair 2025 ini, dengan berbagai posisi dan bidang yang ditawarkan. Mulai dari sektor ritel, perbankan, hingga perhotelan membuka pintu untuk para pelamar dari berbagai latar belakang.
(bim)









Tinggalkan Balasan