BisnisManado.com, Manado — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Branch Office (BO) Boulevard Manado menggelar sosialisasi dan simulasi tanggap bencana gempa bumi sebagai bagian dari implementasi Business Continuity Management (BCM), Selasa 14 April 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, khususnya bencana alam yang berpotensi mengganggu operasional perbankan.

Pelaksanaan sosialisasi dan simulasi tersebut dilakukan di lingkungan kantor cabang, dengan melibatkan seluruh karyawan. Selain bertujuan melindungi aset perusahaan, kegiatan ini juga difokuskan pada peningkatan kesadaran dan pemahaman pegawai terhadap risiko gempa bumi.

Dalam kegiatan ini, BRI BO Boulevard menghadirkan Penata Penanggulangan Bencana (PB) Ahli Muda BPBD Provinsi Sulawesi Utara, Danny Repi, sebagai narasumber. Ia memberikan edukasi terkait langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa.

“Sosialisasi dan simulasi gempa tidak bisa dianggap sepele. Pendidikan awal kepada karyawan sangat berpengaruh dalam menyelamatkan nyawa. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan tentang cara menyelamatkan diri serta meminimalisir risiko pascagempa,” ujar Danny.

Sementara itu, Branch Office Head BRI BO Boulevard, Fauzan Rahman didampingi SBO Head Manado Vandy Sekeon, menegaskan pentingnya penerapan BCM dalam operasional perbankan.

Menurut dia, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan setiap individu memiliki kesiapan dalam menghadapi potensi bencana.

“Melalui simulasi ini, setidaknya kita mengetahui langkah yang harus dilakukan saat gempa terjadi maupun setelahnya,” kata Fauzan.

Ia menambahkan, keterlibatan langsung peserta dalam simulasi membuat pemahaman menjadi lebih efektif, sehingga karyawan dapat merespons kondisi darurat dengan lebih sigap dan tepat.

BRI BO Boulevard Manado berharap seluruh pekerja memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi risiko bencana, sekaligus menjaga keberlangsungan operasional perusahaan.

 

(rls/bim)