BisnisManado.com – Pemerintah kembali menegaskan aturan usia minimum penggunaan TikTok di Indonesia. Platform berbasis video pendek tersebut tidak diperbolehkan digunakan oleh anak-anak di bawah usia 14 tahun, seiring upaya memperkuat keamanan ruang digital nasional.
Sekretaris Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Mediodecci Lustarini, menegaskan bahwa kebijakan ini wajib menjadi perhatian orang tua.
“Sekali lagi ya TikTok ini adalah dia tidak boleh kurang dari 14 tahun untuk pengguna Indonesia,” kata Mediodecci Lustarini dikutip dari CNBC Indonesia (26/12/2025).
Ia menyoroti masih adanya orang tua yang membiarkan anak-anak mengakses TikTok meski belum memenuhi batas usia. Menurutnya, pengawasan orang tua sangat penting agar anak dapat berselancar di platform digital secara aman dan sesuai ketentuan.
Dengan aturan tersebut, anak-anak di bawah 14 tahun seharusnya tidak dapat mengakses TikTok. Sementara itu, pengguna berusia di atas 14 tahun diperbolehkan menggunakan platform tersebut dengan fitur keamanan yang telah disediakan.
“Kalau memang 14 tahun harusnya kita menjaga anak-anak di bawah 14 tahun belum mengakses TikTok,” jelasnya.
TikTok, lanjut Mediodecci, telah menerapkan pendekatan safety by default dan privacy by design bagi pengguna remaja yang telah memenuhi batas usia.
“Kalau memang anak-anak remaja sudah 14 tahun ke atas bisa berselancar di TikTok dengan penguatan safety by default dan privacy by design yang dikembangkan oleh TikTok,” tambahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa TikTok termasuk dalam kategori platform berbasis User Generated Content (UGC), yakni platform yang memuat konten buatan pengguna, bukan berasal langsung dari merek atau penyedia layanan.
“Karena seharusnya platform-platform berbasis UGC (User Generated Content) memang memiliki batasan usia,” tuturnya.
Pemerintah berharap aturan ini dapat dipatuhi oleh seluruh pihak, baik platform digital maupun pengguna, demi menciptakan ekosistem digital yang lebih aman, sehat, dan bertanggung jawab, khususnya bagi generasi muda.
(bim)









Tinggalkan Balasan