BisnisManado.com, Manado — Langit malam Manado akan jadi lebih istimewa pada 30 Mei 2025. Sebanyak 200 hingga 300 lampion akan dilepaskan ke udara dalam rangkaian acara Buddhist Exhibition 2025 yang berlangsung di kawasan Kali Mas.
Kegiatan ini tak sekadar jadi ajang religi, tapi juga menyuguhkan daya tarik wisata yang memanjakan mata. Dengan latar Jembatan Soekarno, pelepasan lampion diprediksi jadi momen yang sayang untuk dilewatkan. Rencananya, lampion akan mulai diterbangkan sekitar pukul 22.00 Wita.
Ketua panitia, Herdy Munayang, memastikan segala persiapan telah dilakukan. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak AirNav, kepolisian, dan instansi terkait lainnya,” ujarnya.

Menurut Herdy, kegiatan ini punya makna yang dalam. “Lampion ini simbol pengendalian diri dan kebijaksanaan, dengan harapan perdamaian dunia dapat terwujud,” tuturnya.
Sebelumnya, acara Buddhist Exhibition 2025 dibuka langsung oleh Wali Kota Manado, Andrei Angouw, pada Rabu (28/5) di Atrium Mantos 3. Pembukaan ini dihadiri pula oleh para Bhiksu dari Thailand dan owner Mantos, Hengky Wijaya.
Salah satu momen unik terjadi saat seorang seniman menghadiahkan lukisan bergambar Andrei yang dilukis langsung di lokasi. Wali Kota pun tampak tersenyum bangga menerima hadiah tersebut.
Dalam sambutannya, Andrei menyampaikan apresiasinya terhadap acara ini. “Spirit-nya sangat positif. Dengan saling mengenal, antarumat beragama bisa membangun harmoni,” ujarnya.
Iven ini berlangsung selama tiga hari dan akan diisi berbagai kegiatan, mulai dari pameran rumah ibadah Buddha dan Tridharma, lomba menggambar dan mewarnai, penampilan seni, hingga acara puncaknya — pelepasan lampion.
Jadi, siap-siap ajak teman dan keluarga menyaksikan langit Manado yang akan bercahaya cantik oleh ratusan lampion. Sebuah momen penuh makna yang tak hanya indah dilihat, tapi juga membawa pesan damai untuk semua.
(bim)









Tinggalkan Balasan