BisnisManado.com, Jakarta – PT Bank SulutGo (BSG) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia melalui penandatanganan perjanjian kerjasama subsidi bunga/marjin Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta subsidi Imbal Jasa Penjaminan (IJP). Acara berlangsung di Nareswara Ballroom, SMESCO Indonesia, Jakarta, pada Jumat, 25 April 2025.

Penandatanganan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Utama Bank SulutGo, Revino Pepah, bersama jajaran Direktur Utama dari berbagai perbankan nasional. Momen ini turut disaksikan oleh Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, yang menegaskan urgensi sinergi lintas lembaga keuangan dalam mempercepat akses pembiayaan formal bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

“Kolaborasi ini juga mendukung upaya pemerintah dalam memperluas akses keuangan formal bagi pelaku usaha kecil dan menengah di seluruh Indonesia,” ujar Maman, dilansir dari laman bank Sulutgo (26/4/2025).

Langkah ini menandai komitmen nyata Bank SulutGo dalam memperkuat dukungan terhadap pertumbuhan UMKM, khususnya di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. Lewat berbagai skema KUR yang telah dijalankan, termasuk KUR Bohusami yang menyasar sektor pertanian, peternakan, perikanan, perdagangan, hingga pariwisata dan pemberdayaan perempuan, BSG terus menghadirkan solusi pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan target penyaluran KUR sebesar Rp160 miliar pada tahun 2025, kehadiran subsidi bunga dan IJP diharapkan semakin meringankan beban pelaku UMKM dalam mengakses pembiayaan. Model pembinaan dan pengawasan yang diterapkan Bank SulutGo melalui KUR Bohusami juga menjadi nilai tambah dalam memastikan keberlangsungan usaha dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Penandatanganan ini sekaligus mempertegas peran Bank SulutGo sebagai bank pembangunan daerah yang adaptif, kompetitif, dan konsisten dalam mendukung pemberdayaan UMKM secara nasional.

 

(thw)