BisnisManado.com, Gorontalo – Curah hujan yang tinggi di Provinsi Gorontalo dalam beberapa hari terakhir telah mengakibatkan banjir dan tanah longsor, mengganggu jaringan listrik di berbagai wilayah. Akibatnya, pasokan listrik terhenti di beberapa tempat, termasuk Kecamatan Bone Pantai, Kecamatan Batudaa Pantai, Kota Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, dan Kabupaten Gorontalo.

Rudiyanto Loleh, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gorontalo, langsung mengambil tindakan dengan menginstruksikan seluruh petugas untuk segera mengamankan instalasi yang terkena dampak banjir, memperbaiki jaringan listrik yang rusak akibat longsor, dan menangani gangguan lainnya dengan cepat dan aman.

“Prioritas kami adalah mengevaluasi jaringan listrik yang terdampak dengan mengutamakan keselamatan masyarakat,” tegas Rudiyanto (11/7).

PLN menurunkan 91 petugas untuk memeriksa dan mengamankan jaringan yang terdampak. Mereka bekerja keras melokalisir titik-titik gangguan agar tidak menyebar lebih luas dan mempercepat perbaikan.

“Kami melakukan pendataan mendetail mengenai kondisi jaringan listrik untuk memastikan skema penormalan berjalan optimal,” kata Rudiyanto.

Megahmark

PULIHKAN, Petugas PLN bekerja keras untuk segera memulihkan jaringan listrik yang terdampak cuaca ekstrim di Gorontalo (ist)

Dalam upaya memulihkan kondisi kelistrikan di wilayah terdampak, tim PLN juga perlu memutus sementara pasokan listrik untuk mencegah risiko yang lebih besar terhadap keselamatan masyarakat, terutama di rumah-rumah yang terendam banjir.

“Penormalan pasokan listrik akan dilakukan setelah instalasi dinyatakan aman. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk memastikan keselamatan warga,” tambah Rudiyanto.

Hingga pagi ini (12/07), PLN telah berhasil memulihkan 92% pasokan listrik kepada 57.215 pelanggan di Gorontalo. PLN menargetkan sisa 53 gardu yang masih terkena dampak dapat segera beroperasi penuh. Untuk mempercepat pemulihan, PLN juga menyediakan 4 genset dengan total kapasitas 22 kVA di lokasi strategis yang terdampak banjir.

“Pemulihan pasokan listrik diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi masyarakat yang terdampak bencana ini. Namun, kami tetap memastikan bahwa kondisi instalasi listrik aman sebelum dinyalakan kembali,” tutup Rudiyanto. (rls)