Poshana Gelar Workshop dan Konsultasi Kemasan Produk untuk Dorong Ekspor UMKM di Manado

Pembukaan Workshop dan Konsultasi Kemasan Produk untuk Dorong Ekspor UMKM di Manado (15/1/2024) (bim)

BisnisManado.com, Manado – Poshana, merupakan kolaborasi perusahaan  seperti PT Samafitro, Bintang Sempurna, KitaLabel, dan ePac Flexibles Indonesia, bekerjasama dengan Pemerintah Kota Manado, menyelenggarakan workshop dan konsultasi bertema “Kemasan Fasung, Berujung Export”. Acara ini berlangsung di Sentra IKM Pasar Restorasi Malalayang, Kayubulan, Manado, Sulawesi Utara, pada Senin (15/1/2024).

Keempat perusahaan di Phosana awalnya  fokus di bidang kemasan produk dengan spesialisasi masing-masing. Misalnya saja KitaLabel dengan spesialisasi label produk, ePac dengan kemasan yang fleksibel, hingga Bintang Sempurna dengan percetakan kemasan.

Bacaan Lainnya

CEO PT Bintang Sempurna, Laurensius Candra, menjelaskan bahwa kolaborasi ini hadir sebagai solusi menyeluruh bagi UMKM, mengatasi berbagai kendala yang dihadapi.
“Awalnya perusahaan ini berjalan sendiri-sendiri, namun akhirnya UMKM membutuhkan solusi secara utuh,” ujar Lauren. Megahmark

Poshana Gelar Workshop dan Konsultasi Kemasan Produk di Sentra IKM kompleks Pasar Restorasi Kayu Bulan Manado (15/1/2024) (bim)

Workshop dan konsultasi ini dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Manado, Hendrik Warokka. Warokka menyatakan pentingnya acara ini dalam membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk, terutama dalam hal kemasan, sehingga dapat bersaing di pasar internasional.

Pelatihan ini tidak hanya terbuka bagi pelaku UMKM dan IKM di Sulawesi Utara, namun juga diadakan di tiga kota lainnya, yaitu Manado, Tomohon, dan Bitung. Warokka menekankan bahwa fasilitas seperti ini disediakan oleh pemerintah untuk memperkuat pelaku IKM secara gratis.

Tujuan utama workshop adalah memberikan tambahan keahlian kepada pelaku IKM agar dapat memperoleh profit lebih banyak, meningkatkan kualitas dan kuantitas produk sesuai kebutuhan konsumen, serta mempersiapkan ekspor produk ke manca negara.

Dalam kesempatan tersebut, peserta mendapatkan bimbingan tentang kemasan produk yang mempengaruhi nilai ekspor. Konsultasi dengan pakar juga dibuka bagi para pelaku UMKM sesuai kebutuhan. Acara ini dijadwalkan berlanjut di kota Tomohon  dan Bitung pada 17 dan 18 Januari 2024. (bim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *