Bisnismanado.com, Manado – Sebagai pengguna sepeda motor, khususnya komunitas Honda, penting untuk memperhatikan lampu indikator pada panel meter. Salah satu indikator penting adalah lampu indikator suhu mesin yang berfungsi memberikan informasi mengenai suhu mesin kepada pengendara.

Lampu indikator suhu mesin akan menyala ketika suhu mesin melebihi batas ideal yang ditetapkan oleh pabrikan, yang dikenal sebagai overheat. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari cairan pendingin radiator yang berkurang atau habis hingga sensor suhu mesin yang bermasalah.

Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh pengendara ketika lampu indikator suhu mesin menyala:

1. Matikan Mesin
Langkah pertama adalah segera mematikan mesin motor. Biarkan mesin mati selama beberapa saat untuk menurunkan suhu yang terlalu tinggi, guna mencegah kerusakan lebih lanjut.

2. Periksa Kondisi Selang Radiator
Setelah suhu mesin turun, periksalah kondisi selang radiator dan radiatornya. Pastikan tidak ada kebocoran pada selang atau dinding radiator. Jika ditemukan kebocoran, segera perbaiki atau ganti dengan yang baru.

3. Periksa Volume Cairan Pendingin
Pastikan volume cairan pendingin pada reservoir dan radiator cukup. Tambahkan cairan jika volumenya berada di bawah batas minimum, sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

4. Bawa ke Bengkel Resmi
Jika lampu indikator tetap menyala setelah mesin dihidupkan kembali, segera bawa motor ke bengkel resmi Honda untuk pemeriksaan dan perbaikan menyeluruh.

Ridwan Suwandie, Technical Service Dept. Head PT Daya Adicipta Wisesa (DAW), mengingatkan pentingnya memastikan kondisi motor laik jalan sebelum berkendara. “Jangan lupa #Cari_Aman, gunakan perlengkapan berkendara dan cek kondisi motor, termasuk lampu indikator,” ujar Ridwan pada Jumat (26/7/2024). (rls)