BisnisManado.com, Tondano – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi BRI Kantor Cabang Tondano untuk menegaskan kembali perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pesan itu disampaikan Pemimpin Cabang BRI Tondano, Ronald Engelbert P., saat memimpin upacara HUT ke-81 RI di halaman Kantor BRI Tondano, Senin (17/8/2026). Upacara diikuti jajaran dan Insan BRILiaN BRI Tondano.
Dalam amanatnya, Ronald mengajak seluruh pekerja BRI memaknai kemerdekaan melalui kerja nyata. Menurut dia, pengabdian kepada bangsa tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan melalui pelayanan dan kontribusi yang memberi dampak bagi masyarakat.

Peringatan tahun ini juga diwarnai doa bagi para korban gempa bumi berkekuatan 7,7 SR di Nusa Tenggara Timur (NTT). BRI Tondano turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta Insan BRILiaN yang terdampak bencana.
Ronald mengatakan, tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” sejalan dengan peran BRI dalam memperkuat kemandirian ekonomi. Salah satunya melalui pembiayaan UMKM, pemberdayaan pelaku usaha, pengembangan ekonomi desa, dan perluasan akses layanan keuangan.
Secara nasional, hingga Triwulan II 2026, pembiayaan UMKM BRI mencapai Rp1.235 triliun atau 75,2% dari total portofolio kredit. Penyaluran KUR sepanjang 2026 juga telah mencapai Rp103,8 triliun, dengan 42,68% mengalir ke sektor pertanian.
Besarnya porsi pembiayaan tersebut menunjukkan fokus BRI pada sektor produktif dan ekonomi kerakyatan, termasuk mendukung penguatan ketahanan pangan.
Dari sisi akses, hingga Juni 2026 BRI memiliki sekitar 1,13 juta Agen BRILink dan lebih dari 7.000 jaringan kantor. Pengguna BRImo juga telah mencapai 49,7 juta.
Sementara di sektor pemberdayaan, BRI telah mengembangkan lebih dari 43 ribu Klaster Usaha dan lebih dari 5.000 Desa BRILiaN. Perseroan juga mendukung sejumlah program pemerintah, termasuk KDKMP dan Makan Bergizi Gratis (MBG), serta memberikan dukungan kepada sekitar 1,4 juta Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Dukungan terhadap kebutuhan hunian masyarakat turut diperkuat. Hingga Juni 2026, penyaluran FLPP mencapai Rp18,39 triliun kepada 134 ribu debitur, sedangkan KPP mencapai Rp8,9 triliun.
Ronald menilai berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari cara BRI mengisi kemerdekaan melalui kerja dan pelayanan. Karena itu, ia mengingatkan Insan BRILiaN untuk menjaga integritas dan terus meningkatkan kualitas layanan.“Bersama, kita perkuat BRI sebagai Satu Bank untuk Semua, melayani dari desa hingga kota, menggerakkan ekonomi rakyat menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” ujar Ronald.
Bagi BRI Tondano, semangat kemerdekaan pada akhirnya bukan sekadar perayaan tahunan. Semangat tersebut diterjemahkan melalui pelayanan, pemberdayaan, dan upaya menjaga agar roda ekonomi masyarakat terus bergerak.
(thw)








Tinggalkan Balasan