BisnisManado.com, Manado – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, BRI Region 16 Manado menggelar upacara di halaman kantor. Andri Agusta, Regional Chief Audit BRI Region 16 Manado bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Dalam amanatnya, Andri mengajak seluruh Insan BRILiaN untuk memaknai kemerdekaan bukan sekadar sebagai perayaan sejarah, tetapi sebagai momentum untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
“Delapan puluh satu tahun yang lalu, di sebuah pagi di Jakarta, dua kalimat dibacakan atas nama bangsa Indonesia. Hari ini, tugas kita bukan lagi memproklamasikan kemerdekaan. Tugas kita adalah memastikan kemerdekaan itu benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” ujar Andri (17/8).

Peringatan HUT ke-81 RI tahun ini juga berlangsung dalam suasana duka. Dalam kesempatan tersebut, Andri mengajak seluruh peserta upacara untuk mendoakan para korban gempa bumi berkekuatan 7,7 SR di Nusa Tenggara Timur (NTT), sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan Insan BRILiaN yang terdampak bencana.
Menurutnya, semangat kebersamaan justru menjadi semakin penting ketika bangsa Indonesia menghadapi berbagai tantangan dan musibah.
“Tidak seorang pun warga negara yang dibiarkan sendirian menghadapi musibah. Dengan semangat kebersamaan itulah, saya mengucapkan Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia untuk seluruh Insan BRILiaN,” katanya.

Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, momentum kemerdekaan menjadi pengingat bagi BRI untuk terus memperkuat perannya dalam mendorong kemandirian dan pemerataan ekonomi nasional.
Andri menyampaikan, BRI terus menghadirkan berbagai program yang sejalan dengan semangat pembangunan nasional, khususnya melalui pemberdayaan UMKM, penguatan ekonomi desa, serta perluasan akses layanan keuangan.
Hingga Triwulan II 2026, BRI telah menyalurkan pembiayaan UMKM sebesar Rp1.235 triliun, atau mencapai 75,2 persen dari total portofolio kredit BRI. Sepanjang 2026, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga telah mencapai Rp103,8 triliun, dengan 42,68 persen di antaranya mengalir ke sektor pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan dan kemandirian pangan.

Di sisi akses layanan, hingga Juni 2026 BRI telah memiliki sekitar 1,13 juta Agen BRILink serta lebih dari 7.000 jaringan kantor. Sementara itu, layanan digital BRImo telah digunakan oleh 49,7 juta pengguna.
Komitmen BRI dalam mendorong kesejahteraan masyarakat juga tercermin melalui penyaluran pembiayaan hunian rakyat, yakni FLPP sebesar Rp18,39 triliun kepada 134 ribu debitur serta KPP sebesar Rp8,9 triliun.
Tak hanya melalui pembiayaan, BRI juga terus mendorong UMKM agar naik kelas. Hingga Juni 2026, BRI telah memberdayakan lebih dari 43 ribu Klaster Usaha dan lebih dari 5 ribu Desa BRILiaN. BRI turut mendukung berbagai program pemerintah, termasuk KDKMP dan Makan Bergizi Gratis (MBG), melalui pendampingan usaha dan akses layanan keuangan.
Kontribusi BRI juga menjangkau pekerja Indonesia di luar negeri. Hingga Juni 2026, BRI telah memperluas dukungan kepada sekitar 1,4 juta Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjadi pahlawan devisa bagi negara.

Andri menegaskan, seluruh capaian tersebut harus dimaknai sebagai bagian dari perjuangan mengisi kemerdekaan.
Ia pun mengajak seluruh Insan BRILiaN untuk terus bekerja dengan integritas dan menjadikan setiap kontribusi sebagai bentuk bakti kepada negeri.
“Bersama, kita perkuat BRI sebagai Satu Bank untuk Semua, melayani dari desa hingga kota, menggerakkan ekonomi rakyat menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” tutupnya.
(bim)








Tinggalkan Balasan