BisnisManado.com, Manado – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh BRI Regional Office (RO) Manado terus melesat pada awal 2026. Hingga April 2026, BRI RO Manado telah menyalurkan KUR sebesar Rp1,501 triliun kepada 30.803 debitur di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Palu hingga Maluku Utara.
Capaian tersebut mempertegas peran BRI sebagai motor penggerak pembiayaan UMKM di kawasan timur Indonesia, terutama di tengah tingginya kebutuhan modal kerja sektor produktif seperti perdagangan, pertanian, dan perikanan.
Secara rinci, penyaluran KUR Mikro dengan plafon hingga Rp100 juta mencapai Rp1,247 triliun kepada 29.978 debitur. Sementara itu, KUR Kecil dengan plafon Rp100 juta hingga Rp500 juta tercatat sebesar Rp254,36 miliar yang disalurkan kepada 825 debitur.
Regional Mikro Banking Head BRI RO Manado Rizky Andhika mengatakan akses pembiayaan yang murah dan mudah masih menjadi strategi utama perseroan dalam memperkuat ekosistem UMKM sekaligus menekan ketergantungan masyarakat terhadap lembaga keuangan informal.
“Pembiayaan kredit KUR memberikan akses permodalan yang mudah dan murah bagi pelaku usaha. Dengan jaringan kerja BRI yang tersebar hingga pelosok desa dan kepulauan, masyarakat semakin mudah mendapatkan akses pembiayaan formal,” ujar Rizky Andhika dalam keterangannya di Manado, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, sektor perdagangan, pertanian, perikanan, hingga industri pengolahan masih mendominasi penyaluran KUR di wilayah kerja RO Manado. BRI juga terus memperkuat pembiayaan berbasis potensi unggulan daerah seperti jagung, padi, kopi, kakao, cengkeh, pala, hingga sektor kelautan.
BRI menilai penguatan ekosistem pembiayaan pada komoditas unggulan tersebut dapat mendorong peningkatan produktivitas pelaku UMKM sekaligus memperluas inklusi keuangan di daerah terpencil dan kepulauan. Dengan tren penyaluran yang positif hingga kuartal II-2026, BRI optimistis target penyaluran KUR tahun ini dapat tercapai seiring meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.
(bim)









Tinggalkan Balasan