BisnisManado.com, Kotamobagu — Pelaku UMKM di Kotamobagu mendapat kesempatan memperkuat bisnisnya lewat program BRIncubator yang digelar BRI Cabang Kotamobagu. Program ini tidak hanya bicara soal menjalankan usaha, tetapi juga bagaimana produk lokal bisa memiliki pasar yang lebih luas.

BRIncubator berlangsung selama tiga hari, 21-23 September, di Rumah BUMN Kotamobagu. Kegiatan yang berisi pelatihan dan pendampingan bisnis ini tidak hanya dikuti oleh para pelaku UMKM di Kota Kotamobagu saja namun diikuti juga oleh pelaku UMKM dari Kabupaten Bolaang Mongondow dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

Pemimpin Cabang BRI Kotamobagu Cepi Epianto mengatakan program ini dirancang untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas usahanya. Pendampingan diberikan agar pelaku usaha semakin memahami cara mengembangkan bisnis dan menghadapi persaingan pasar.

BRI Kotamobagu (istimewa)

Kali ini, BRIncubator menyasar tiga kategori usaha. Fokusnya meliputi makanan dan minuman (food & beverages), busana dan kecantikan (fashion & beauty), serta dekorasi rumah dan kerajinan (home decor & craft).

Bagi pelaku UMKM, pengembangan produk menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Peserta mendapat kurasi dan pendampingan dari pakar bisnis untuk melihat potensi serta hal-hal yang masih perlu diperbaiki dari produk mereka.

Tak kalah penting, peserta juga diperkenalkan dengan pemasaran digital. Cara memasarkan produk melalui kanal digital menjadi bekal yang diharapkan bisa membantu UMKM menjangkau konsumen di luar pasar yang selama ini mereka kenal.

BRIncubator juga diarahkan untuk mempersiapkan produk lokal agar lebih siap bersaing di pasar yang lebih luas. BRI mendorong agar produk UMKM tidak hanya bertahan di pasar lokal, tetapi memiliki peluang untuk masuk ke pasar luar negeri.

Cepi berharap para peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan setelah kembali menjalankan usaha masing-masing. Menurutnya, pendampingan yang diberikan akan lebih berarti jika bisa diterapkan dalam pengembangan bisnis sehari-hari.

Bagi UMKM Kotamobagu, program seperti ini menjadi salah satu ruang untuk melihat usaha dari sisi yang lebih luas. Mulai dari kualitas produk, pemasaran digital hingga peluang pasar, semuanya menjadi bagian dari upaya mendorong UMKM agar terus berkembang dan semakin siap bersaing.

 

(thw)