BisnisManado.com, Bitung – Komitmen BRI dalam memperluas akses pembiayaan perumahan terus diwujudkan hingga ke daerah. Kali ini, BRI Cabang Bitung memfasilitasi akad Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi 12 debitur sebagai bagian dari pelaksanaan akad massal KPR Subsidi yang digelar serentak secara nasional.

Pelaksanaan akad tersebut menjadi bagian dari agenda nasional akad massal KPR Subsidi yang digelar serentak pada Kamis (30/7/2026) di 36 provinsi. Secara nasional, sebanyak 62 ribuan calon debitur mengikuti proses akad yang diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto melalui sambungan video konferensi (Zoom).

Program ini merupakan langkah pemerintah untuk memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui skema KPR Sejahtera FLPP dan Kredit Program Perumahan (KPP), dengan melibatkan 10 bank mitra penyalur FLPP, termasuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

(ist)

Di Sulawesi Utara, BRI Cabang Bitung menjadi salah satu unit kerja yang berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program tersebut. Sebanyak 12 nasabah mengikuti proses akad kredit di Kantor Cabang BRI Bitung (30/7).

Pemimpin Cabang BRI Bitung, Laurentia Cornelia, secara simbolis menyerahkan dokumen akad kepada para debitur sebagai penanda dimulainya perjalanan mereka menjadi pemilik rumah.

Laurentia mengatakan, keterlibatan BRI dalam program FLPP merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung program strategis pemerintah sekaligus memperluas akses layanan perbankan kepada masyarakat.

“Melalui program ini, BRI ingin memberikan kemudahan akses pembiayaan kepada masyarakat berpenghasilan rendah agar impian memiliki rumah dapat terwujud. Kami terus berkomitmen memberikan layanan terbaik dengan proses yang mudah, cepat, dan transparan,” ujarnya.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap KPR Subsidi menjadi indikator bahwa kebutuhan akan hunian layak dan terjangkau masih sangat besar. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan pengembang menjadi kunci dalam mempercepat penyediaan rumah bagi masyarakat.

BRI Bitung juga optimistis program FLPP akan terus memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain membantu masyarakat memiliki hunian, program ini turut mendorong pertumbuhan sektor properti dan memperkuat perputaran ekonomi daerah melalui pembiayaan yang inklusif.

Laurentia berharap program FLPP dapat terus berlanjut dengan cakupan penerima manfaat yang semakin luas, sehingga semakin banyak keluarga Indonesia yang dapat mewujudkan impian memiliki rumah sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka.

 

(thw)