BisnisManado.com, Pohuwato – Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah pesisir, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Utara menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk mendukung budidaya ikan air payau di Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.
Program ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar wilayah proyek melalui pendekatan berkelanjutan.
Penyaluran bantuan dilakukan pada Kamis (25/09/2025) di Kelurahan Libuo kepada 12 anggota kelompok masyarakat pembudidaya. Bentuk dukungan yang diberikan mencakup 13 unit coolbox untuk penyimpanan hasil tangkapan, 12 unit pompa air guna meningkatkan produktivitas tambak, serta pelatihan teknis budidaya yang difasilitasi oleh Dinas Perikanan Kabupaten Pohuwato.

Camat Paguat, Ikbal Mbuinga, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi PLN dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Bantuan ini sangat membantu nelayan dan petambak yang mayoritas menggantungkan hidup dari sektor kelautan. Program TJSL PLN menjawab kebutuhan masyarakat dan membuka peluang baru pengembangan ekonomi daerah secara berkelanjutan. Harapannya, program ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga,” ungkap Ikbal dalam keterangan resmi (15/10/2025).
Di sisi lain, Manager Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Utara, M. Arfah Aboe Kasim, menjelaskan bahwa PLN tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga pendampingan teknis agar program dapat berdampak jangka panjang.

“Kami memberikan bantuan berupa sarana budidaya ikan dan fasilitas penyimpanan hasil laut agar masyarakat bisa mengelola produksi secara lebih efisien dan bernilai jual tinggi. Harapannya, usaha perikanan di Pohuwato bisa berkembang lebih baik dan berkelanjutan,” jelas Arfah.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan pendampingan langsung dilakukan bersama pihak terkait agar program berjalan tepat sasaran dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat penerima.
Hadir dalam kegiatan ini sejumlah pihak, termasuk Camat Paguat, Lurah Libuo, Kepala Desa Maleo, perwakilan Dinas Perikanan, dan kelompok penerima manfaat.
General Manager PLN UIP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, menegaskan bahwa inisiatif TJSL ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.
“Kami berharap masyarakat semakin mandiri dalam mengelola potensi wilayahnya, sehingga tercipta usaha yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Program ini juga mendorong pengurangan ketergantungan pada BBM dengan beralih ke pemanfaatan energi listrik yang lebih efisien,” ujar Wisnu.
PLN UIP Sulawesi menyatakan bahwa program TJSL tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi menjadi bentuk sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan ketahanan ekonomi lokal, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir.
(Thw)









Tinggalkan Balasan