BisnisManado.com, Minahasa Tenggara, — Bank SulutGo (BSG) bersama Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama terkait pengelolaan keuangan daerah dan pemanfaatan layanan perbankan. Prosesi penandatanganan berlangsung di Kantor Bupati Minahasa Tenggara dan menjadi momen penting dalam memperkuat sinergi antara sektor keuangan dan pemerintahan daerah.

Kesepakatan ini ditandatangani langsung oleh Bupati Minahasa Tenggara, Ronald Kandoli, dan disaksikan oleh jajaran pemerintah daerah serta perwakilan Bank SulutGo, termasuk Pemimpin Divisi Pemasaran Yunike Paputungan, dan Pemimpin Cabang Ratahan Meifie Runtulalo. Hadir pula Sekretaris Daerah Minahasa Tenggara, David Lalandos, A.P., M.M., yang turut mendukung inisiatif tersebut.

Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Melalui pemanfaatan layanan dan teknologi perbankan dari Bank SulutGo, pemerintah daerah diharapkan dapat mengoptimalkan pengelolaan anggaran dan mempercepat pelayanan publik yang lebih profesional.

Bupati Ronald Kandoli menyambut baik kerja sama ini sebagai bagian dari langkah nyata menuju pembangunan daerah yang berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya peran perbankan dalam mendukung berbagai program prioritas, termasuk bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. “Kemitraan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan pengelolaan keuangan yang modern dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujar Kandoli di kutip dari laman bankSulutgo (17/4/2025)

Senada dengan itu, Sekretaris Daerah David Lalandos menyampaikan bahwa kesepakatan ini merupakan strategi konkret dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah. Ia mengajak seluruh perangkat daerah untuk secara aktif memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh Bank SulutGo demi pelayanan publik yang lebih efektif dan berdaya guna.

Penandatanganan kesepakatan ini menandai langkah awal menuju kerja sama jangka panjang yang diharapkan mampu membawa dampak positif, tidak hanya bagi pemerintah, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Minahasa Tenggara.

 

(**/bim)