BisnisManado.com, Minut – Sentra Medika Hospital Minahasa Utara (SMH Minut) memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan melalui pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) yang digelar pada 8–12 dan 14 April 2025. Kegiatan ini merupakan hasil sinergi dengan RSUP Prof. Dr. R.D Kandou Manado melalui unit Pendidikan dan Pelatihannya.
Berlangsung di Auditorium Lantai 6 SMH Minut, pelatihan ini menyatukan tenaga medis dari berbagai rumah sakit dan institusi pendidikan di Sulawesi Utara, seperti RS Hermina, UNKLAB, UNPI, UNSTRIT, dan tentunya RS Sentra Medika sendiri.
BTCLS menjadi pelatihan esensial bagi dokter dan perawat dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan, baik dalam konteks trauma maupun serangan jantung. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata peningkatan mutu layanan rumah sakit melalui pengembangan keterampilan tim medisnya.

Plh. Manajer Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan RSUP Kandou, dr. Hanri A.T. Takasenseran, menyampaikan rasa syukurnya atas kolaborasi ini. Menurutnya, pelatihan seperti ini adalah langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan tenaga kesehatan di tengah dinamika pelayanan medis yang terus berkembang.
“BTCLS adalah dasar penting bagi seluruh tenaga kesehatan untuk memberikan tindakan cepat dan tepat di masa kritis,” ujarnya.
Direktur SMH Minut, dr. Ivan Wijaya Widiatomo, MARS, menyoroti tantangan besar yang dihadapi dunia kesehatan saat ini, termasuk persaingan kompetensi tenaga medis secara global dan meningkatnya ekspektasi publik terhadap mutu layanan.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan bahwa tenaga medis kami memiliki keahlian yang mumpuni, adaptif, dan siap menghadapi tantangan layanan kesehatan modern,” ungkap Ivan.
Pelatihan ini bukan hanya menjadi ajang peningkatan keterampilan teknis, tapi juga menjadi wadah pertukaran pengalaman dan pengetahuan lintas institusi. Kehadiran Asisten Manajer Pendidikan RSUP Kandou, dr. Silvana Elisabeth Lumeno, juga menjadi bukti dukungan penuh dari institusi pelatihan nasional dalam pengembangan SDM kesehatan di daerah.
Dengan terselenggaranya BTCLS, diharapkan kapasitas penanganan situasi darurat oleh tenaga medis di Sulawesi Utara dapat semakin solid, seiring dengan upaya peningkatan standar pelayanan rumah sakit secara menyeluruh.
(**/bim)









Tinggalkan Balasan