BisnisManado.com, Manado — Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado kembali menggelar turnamen catur internal yang diikuti mahasiswa, dosen, hingga pegawai fakultas. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (26/5/2026) tersebut menjadi ajang kedua yang digelar sebagai wadah pencarian bakat sekaligus mengasah kemampuan bermain catur di lingkungan FIB Unsrat.

Ketua Panitia, Donald R. Lotulung, S.S., M.Hum., mengatakan turnamen ini merupakan bagian dari kegiatan kemahasiswaan yang bertujuan membangun minat serta kemampuan mahasiswa dalam olahraga berpikir tersebut.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mencari bibit-bibit pecatur muda di lingkungan FIB sekaligus melatih kemampuan strategi, konsentrasi, dan sportivitas mahasiswa,” ujarnya.

(Istimewa)

Donald berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar mampu melahirkan talenta-talenta muda yang dapat bersaing di tingkat perguruan tinggi maupun kompetisi yang lebih luas.

Sementara itu, Dekan FIB Unsrat, Prof. Golda J. Tulung, S.S., M.A., Ph.D., menilai olahraga catur memiliki dampak positif terhadap pengembangan pola pikir mahasiswa.

Menurut Golda, permainan catur secara tidak langsung melatih kemampuan berpikir kritis, konsentrasi, pengambilan keputusan, serta ketelitian yang sangat dibutuhkan dalam dunia pendidikan.

(Istimewa)

“Kegiatan seperti ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pengembangan karakter dan intelektualitas mahasiswa,” katanya.

Ia berharap dari turnamen tersebut akan muncul mahasiswa berbakat yang nantinya mampu membawa nama baik Fakultas Ilmu Budaya Unsrat di tingkat perguruan tinggi, daerah, bahkan nasional.

Usai memberikan sambutan, Golda secara resmi membuka turnamen yang diikuti sejumlah mahasiswa FIB. Beberapa dosen dan pegawai fakultas juga tampak turut berpartisipasi memeriahkan kegiatan tersebut.

(Istimewa)

Selain pertandingan utama, suasana menarik juga terlihat dari antusiasme mahasiswa pemula yang mulai belajar bermain catur karena tertarik untuk mengikuti kegiatan tersebut pada kesempatan berikutnya.

Para pemenang turnamen mendapatkan piagam penghargaan dan trofi sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.

Donald menambahkan, kegiatan kemahasiswaan seperti ini diharapkan dapat mempererat kebersamaan civitas akademika FIB sekaligus menjadi ruang positif bagi mahasiswa dalam mengembangkan potensi diri di luar kegiatan akademik.

 

(bim)