BisnisManado.com – Era kejayaan smartphone mungkin tak akan berlangsung selamanya. Kehadiran kecerdasan buatan (AI) yang kian canggih, khususnya ChatGPT dari OpenAI, mulai dilihat sebagai pesaing serius yang bisa menggeser posisi ponsel pintar dalam kehidupan sehari-hari.

Spekulasi ini makin menguat usai CEO OpenAI, Sam Altman, menjalin kerja sama strategis dengan sosok legendaris di balik desain iPhone, Jony Ive. Keduanya kini tengah mengembangkan perangkat AI generasi baru yang digadang-gadang akan merevolusi cara manusia berinteraksi dengan teknologi.

“Altman mendeskripsikan proyek ini sebagai ‘perangkat teknologi paling keren yang pernah ada di dunia’,” tulis TalkAndroid, dikutip Minggu (14/9/2025), dilansir dari CNBC Indonesia (16/9/2025).

Bukan tanpa alasan, teknologi AI saat ini sudah bisa menjalankan berbagai peran utama smartphone—mulai dari menjawab pesan, menjelajah internet, membuat konten, memberi rekomendasi personal, hingga bertindak sebagai asisten virtual yang lebih pintar daripada Siri. Bahkan, pengguna iPhone keluaran terbaru kini bisa mengganti Siri dengan ChatGPT.

ilustrasi foto ai chatgpt (Foto: detikSulsel)

Banyak pihak memandang proyek Altman-Ive ini punya potensi besar. Peluang keberhasilannya dinilai lebih tinggi dibanding upaya masa lalu seperti Google Glass, yang gagal menjadi pengganti nyata smartphone. Kuncinya, menurut analis, ada pada tiga hal utama: pengalaman pengguna yang benar-benar baru, perlindungan privasi, serta harga dan ekosistem layanan yang masuk akal.

Tren juga menunjukkan pergeseran minat generasi muda terhadap AI. Data menunjukkan hampir sepertiga generasi muda global kini telah menjadi pelanggan ChatGPT versi premium. Ini menunjukkan adanya kenyamanan baru dalam berinteraksi langsung dengan AI, tanpa lagi bergantung pada perantara seperti smartphone.

Meski begitu, sebagian pakar teknologi masih memilih bersikap realistis. Mereka menilai bahwa smartphone tak serta-merta akan punah, melainkan perlahan akan bertransformasi dan beradaptasi berdampingan dengan AI.

Yang pasti, kolaborasi antara OpenAI dan Jony Ive menandai langkah besar menuju era baru: teknologi yang lebih cerdas, personal, dan hadir dalam kehidupan manusia secara lebih alami dan menyatu.

(Sumber: CNBC Indonesia / TalkAndroid)