BisnisManado.com, Manado – Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudi Purwagandhi, meninjau langsung proses penanganan korban musibah kebakaran KM Barcelona V yang terjadi pada 20 Juli 2025. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap keselamatan dan pemulihan kondisi para korban.
Dalam peninjauan tersebut, Menteri Perhubungan didampingi oleh jajaran Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Manado, serta sejumlah pejabat terkait lainnya. Kehadiran Menhub bertujuan memastikan bahwa proses penanganan berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan prosedur darurat yang berlaku.
Setibanya di lokasi, Menhub disambut oleh General Manager Pelindo Regional 4 Manado, Nurlayla Arbie, beserta jajaran manajemennya. Nurlayla menjelaskan bahwa sejak terjadinya insiden, terminal penumpang Pelabuhan Manado langsung difungsikan sebagai salah satu lokasi evakuasi bagi para korban.
“Pelabuhan kami siapkan sebagai tempat penampungan sementara, dengan menyediakan ruang istirahat, makanan, pakaian, kebutuhan dasar, hingga layanan transportasi agar korban bisa kembali ke keluarganya,” jelas Nurlayla.
Lebih lanjut, Pelindo juga aktif berkoordinasi dengan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), pemerintah daerah, TNI/Polri, relawan, serta berbagai pihak terkait lainnya untuk memastikan proses penanganan darurat berjalan lancar dan terpadu.
Dalam arahannya di lokasi, Menteri Dudi menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh elemen pelabuhan dalam menghadapi situasi darurat, serta menekankan perlunya pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam kondisi krisis.
“Situasi ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, kesiapan infrastruktur, dan kerja sama lintas sektor dalam menghadapi kejadian tak terduga,” ujar Menhub.
Pelindo menyatakan komitmennya untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam penanganan korban serta menjamin pelayanan kemanusiaan berjalan maksimal. Kunjungan ini menjadi momentum penguatan kolaborasi antarinstansi demi menjawab kebutuhan masyarakat dengan cepat dan sigap di tengah situasi darurat.
(rls/bim)









Tinggalkan Balasan