BisnisManado.com, Jakarta — Wali Kota Manado, Andrei Angouw, secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemeriksaan Pendapatan yang diselenggarakan di Pusdiklat Pengawasan Keuangan Negara (PKN) BPK RI, Kalibata, Jakarta, Senin pagi, 07 Juli 2025. Pelaksanaan diklat ini berlangsung akan berlangsung tanggal 7 hingga 11 Juli 2025.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Badan Diklat PKN BPK RI, Dany Mungkana, serta Inspektur Kota Manado, Judy Edward, ST., M.Ars., CGCAE. Informasi dari Brurry Dipan, SE, Inspektur Pembantu Wilayah IV Inspektorat Kota Manado, yang juga Ketua Kelas dalam pelaksanaan diklat kali ini menyebutkan, sebanyak 28 peserta mengikuti pelatihan ini. Mereka terdiri dari 27 pegawai Inspektorat Kota Manado dan 1 peserta dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Manado.

Dalam sambutannya, Wali Kota Manado menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan pemahaman para Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam rangka memperkuat pengelolaan keuangan daerah.                            “Saya berharap melalui pelatihan ini, seluruh peserta bisa membawa pulang ilmu dan wawasan baru untuk meningkatkan kinerja pengelolaan pendapatan daerah demi kesejahteraan masyarakat Kota Manado,” ujar Andrei Angouw.

Sebayak 28 Peserta dari Inspektorat dan Bapenda Kota Manado mengikuti pelaksanaan Diklat yang berlangsung selama 5 hari di Jakarta. (Foto : Brurry)

Kepala Badan Diklat PKN BPK RI, Dany Mungkana, menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen Pemerintah Kota Manado dalam memperkuat peran Inspektorat. Ia juga menilai bahwa perhatian Wali Kota terhadap pengembangan kompetensi APIP sangat strategis untuk memperbaiki kualitas layanan publik.
“Kami sangat mengapresiasi semangat Pak Wali Kota dalam mendorong peningkatan kualitas APIP. Kami berharap sinergi antara Pusdiklat BPK RI dan Inspektorat Kota Manado dapat terus berjalan dan berkembang ke depannya,” ungkap Dany.

Pelatihan yang berlangsung selama lima hari ini diharapkan dapat memperkuat peran pengawasan intern daerah, sekaligus membentuk SDM yang lebih kompeten dan adaptif terhadap tantangan pengelolaan keuangan publik yang semakin kompleks.

 

(bim)