BisnisManado.com, Manado – Kepercayaan masyarakat Sulawesi Utara terhadap kendaraan Daihatsu tetap tinggi. Hal ini terlihat dari market share Daihatsu yang konsisten berada di posisi teratas selama 17 tahun terakhir di Sulut.
Kepala Cabang Daihatsu Sales Operation Kotamobagu, Sonny Lembong,
mengatakan tingginya minat masyarakat tidak lepas dari berbagai keunggulan yang dimiliki kendaraan Daihatsu.
Menurutnya, ada enam alasan utama yang membuat masyarakat Sulut percaya pada merek Jepang ini, yaitu harga kompetitif, ramah lingkungan, irit bahan bakar, pelayanan yang ramah, jaringan layanan purna jual yang luas di seluruh Indonesia, serta nilai jual kembali yang tinggi.

“Keunggulan tersebut membuat kendaraan Daihatsu banyak dipilih masyarakat, baik untuk kebutuhan keluarga maupun untuk menunjang usaha,” ujar Sonny, saat Media Gathering Daifit 2026 (13/3/2026) di Manado.
Salah satu tipe yang paling diminati adalah Daihatsu Gran Max Pickup. Kendaraan ini banyak digunakan oleh pelaku usaha kecil, petani, hingga nelayan karena dinilai tangguh dan efisien untuk mengangkut barang.
Tahun 2025 penjualan Gran Max Pickup bahkan menyumbang sekitar 45 persen dari total penjualan Daihatsu di Sulut. Sektor pertanian, perikanan, dan UMKM menjadi penyumbang terbesar dengan market share yang mencapai 72 persen.
“Para pengusaha kecil, petani, hingga pelaku UMKM memanfaatkan Gran Max Pickup untuk mengangkut hasil usaha mereka. Dari data yang kami miliki, sektor pertanian, perikanan, dan UMKM memberikan kontribusi cukup besar terhadap penjualan kendaraan niaga ini,” jelas Sonny.

Selain itu, model Daihatsu Sigra juga cukup diminati masyarakat dengan kontribusi sekitar 20 persen dari total penjualan. Mobil ini banyak digunakan oleh keluarga serta pelaku usaha kecil seperti pengemudi taksi online karena dikenal irit dan nyaman.
Daihatsu juga terus menghadirkan berbagai promo penjualan serta layanan purna jual untuk memberikan kemudahan bagi konsumen.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut, dapat mengunjungi dealer resmi Daihatsu di Jalan Martadinata Paal 2 Manado, Jalan Pierre Tendean Boulevard Manado, serta Jalan Raya Manado–Bitung Kauditan untuk wilayah Minahasa Utara dan sekitarnya.
(bim)









Tinggalkan Balasan