BisnisManado.com, Manado — Siapa bilang bayar pajak itu beban? Bagi Ko Petrus, pemilik Coto Ba, ketaatan membayar pajak justru membuka jalan menuju panggung apresiasi.
Dalam ajang The First Bapenda Awards 2025 yang digelar di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Ko Petrus berhasil meraih peringkat pertama untuk kategori restoran coto, mengukuhkan posisinya tak hanya sebagai pelaku usaha kuliner andal, tapi juga sebagai wajib pajak teladan.

Acara penghargaan yang berlangsung Selasa (15/7) ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang, serta sejumlah tokoh pemerintah dan pelaku usaha. Momentum ini menjadi ruang apresiasi bagi para pelaku usaha yang konsisten memenuhi kewajiban perpajakan, sebuah pendekatan segar dari Pemkot Manado dalam mendorong budaya taat pajak.

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif ini. Penghargaan seperti ini memberi kami energi baru untuk terus bertanggung jawab sebagai pelaku usaha,” ujar Ko Petrus yang dikenal lewat racikan Soto Rusuk Babi khas Coto Ba. Senyum bangga tampak jelas saat ia menerima penghargaan di hadapan para tamu undangan.

Tak sekadar selebrasi, ajang ini membawa pesan yang lebih dalam. Kepala Bapenda Manado, Jefry Mongdong, menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Kota dalam meningkatkan kesadaran pajak masyarakat, khususnya pelaku usaha.

“Bapenda Awards bukan hanya seremoni. Ini bentuk nyata bahwa pemerintah menghargai kontribusi para wajib pajak. Kami ingin pelaku usaha merasa dilihat, dihargai, dan terus terdorong untuk mendukung pembangunan daerah,” jelas Jefry.

Kini, Coto Ba bukan hanya dikenal karena cita rasa sotonya yang khas dan menggugah selera, tapi juga karena komitmennya terhadap tata kelola bisnis yang baik. Ko Petrus menunjukkan bahwa membangun bisnis yang sukses bisa berjalan beriringan dengan menjalankan kewajiban pajak secara bertanggung jawab.

 

(**/thw)